logo

Hubungi
Dibagikan:04 February 2019

Ada 2.451 Pemakai Jalan Di Tilang

Ada 2.451 Pemakai Jalan Di Tilang – Satlantas Polres Metro Jakarta Timur tengah menggencarkan operasi penyidikan pada pemakai jalan yg meluncur lawan arus serta masuk jalan TransJakarta (busway). Dalam saat empat hari, 2.451 pemakai jalan ditilang.

“Operasi mulai sejak 31 Januari, udah beberapa ribu yg ditindak sebab menantang arus serta masuk busway. Satu hari hampir 150-200 itu ada di sejumlah titik saat jam khusus. Ini kan udah memprihatinkan untuk kesadaran pemakai jalan,” kata Kasat Lalu Polres Metro Jaktim, AKBP Sutimin, Senin (4/2/2019).

Mari Bergabung di Agenjudionline.me Yang Merupakan Agen Judi Online Terpercaya Dengan Bonus Deposit 10%, Bonus Referensi Rp 250.000. Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop

Sutimin menuturkan sebagian besar pelanggar didominasi pemakai jalan yg masihlah dibawah usia. Kecuali mereka banyak juga ditemui pemakai jalan dewasa yg gak mempunyai SIM.

Ia menuturkan ada 42 anggota yg terdiri dalam Team Sterilisasi Busway serta Team Satgas Penyidikan Lawan Arus. Petugas menitikberatkan operasi di empat titik.

“Lawan arus cukuplah tinggi di Kalimalang. Waktu pagi hari 06.00-07.30 WIB cukuplah tinggi. Lantas di Jalan DI Pandjaitan, yang pasti di Pasar Gembrong. Lantas di flyover Pondok Kopi, serta Kampung Melayu,” katanya.

Sebelum Membaca Lebih Lengkap, Silahkan Hubungi CS Kami Untuk Konfirmasi PROMO Terbaru Kami

Sesaat operasi penyidikan pelanggar masuk busway diutamakan di Jalan DI Pandjaitan serta Jalan Otista. Sutimin menuturkan operasi dikerjakan dalam kurun waktu satu minggu.

Taraf prioritas razia 1 minggu. Sehabis dievaluasi, apa pelanggaran alami penurunan, bermakna kesadaran bertambah. Jadi kita butuh memprioritaskan prefentif atau pencegahannya,” ujarnya.

Ia memaparkan meluncur menantang arus serta masuk busway pelanggaran beresiko yg dapat menjadikan terjadinya kecelakaan fatal. Tindakan itu melanggar UU 22/2009 mengenai Lantas Lintas serta Angkutan Jalan. Ia mengharapkan kejaksaan serta pengadilan memberikan vonis denda optimal buat pelanggar yaitu Rp 500 ribu.

“Imbauan, kalau menantang arus budaya yg gak butuh dicontoh serta cermin kedisiplinan pemakai jalan tersebut. Lebih baik lalui jalan selayaknya janganlah melalui jalan orang-orang sebab membahayakan,” ujar ia.

Dari data Satlantas Polres Jaktim, sampai Minggu (3/2) ada sekitar 1.187 pemakai jalan yg ditindak. Sesaat untuk penyidikan sebab masuk busway ada sekitar 1.264 pelanggar. Hingga keseluruhan ada 2.451 orang yg ditindak.

Jadi Tunggu Apalagi? Silahkan Langsung Daftarkan Diri Anda Bersama Kami Agen Judi Online Yang Terpercaya Sejak 2008. Silahkan Isi Data Pribadi Anda Pada Form Dibawah Ini Atau Bisa Langsung Hubungi CS Kami

Powered byEMF Free Form Builder
Share