logo

Hubungi
Dibagikan:22 February 2019

Guru di Yogya Didorong Siswanya Dipicu Tidak Terima Ponselnya Diambil

Guru di Yogya Didorong Siswanya Dipicu Tidak Terima Ponselnya Diambil – Viral di sosial media serta Whatsapp group, video yang merekam tingkah seseorang siswa kelas X SMK N 3 Yogyakarta menggerakkan serta melawan gurunya di kelas. Momen itu berlangsung pada Rabu (20/2) waktu beberapa siswa akan ikuti ulangan harian.

“Iya di sekolah kami momen yang videonya viral itu. Peristiwanya Rabu tempo hari seputar jam 11.00,” kata Kepala SMK N 3 Yogya, Bujang Sabri didapati wartawan di kantornya, Kamis (21/2/2019).

Mari Bergabung di Agenjudionline.me Yang Merupakan Agen Judi Online Terpercaya Dengan Bonus Deposit 10%, Bonus Referensi Rp 250.000. Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop

Momen itu nyatanya dipacu reaksi siswa yang tidak terima ponselnya diambil guru waktu ulangan akan diawali.

Guru yang berada di dalam video, Sujianto (55) mengakui awalannya ia akan mengawali pekerjaan ulangan harian buat siswanya. Waktu itu beberapa siswa baru masuk ruangan kelas sesudah selesai jam istirahat.

Saat mengecheck beberapa siswa, ia lihat dua siswa aktifkan hp. Walau sebenarnya sesuai dengan ketentuan hp mesti diserahkan dahulu pada guru atau menonaktifkannya sampai jam pelajaran tuntas.

Sebelum Membaca Lebih Lengkap, Silahkan Hubungi CS Kami Untuk Konfirmasi PROMO Terbaru Kami

“Ketentuannya HP siswa mesti disatukan, ada 2 siswa yang tidak mau kumpulin HP, saya meminta sebab ia mainan HP, walau sebenarnya rekan yang lain tidak,” sambungnya.

Waktu itu siswa itu punya niat minta kembali HP yang sudah dibawa Sujianto. Siswa lalu mendekati Sujianto serta memaksa gurunya itu kembalikan HP kepunyaannya.

“Tidak ada pemukulan, siswa cuma ingin minta HP, siswa menggerakkan sebab meminta HP,” saya Sujianto.

Sujianto mengakui sudah sempat terikut emosi. Akan tetapi ia coba sabar walau siswanya sempat juga ambil tas kepunyaannya yang ia simpan diatas meja guru.

Bersama dengan ibunya, siswa itu pada akhirnya menjumpai Sujianto di sekolah serta mengemukakan keinginan maaf.

“Saya menyesal sudah lakukan ini, serta janji akan tidak mengulang kembali, saya meminta maaf Pak. Janji akan tidak mengulang kembali,” tutur siswa, Kamis (21/2).

Siswa itu lantas bersalaman serta memeluk Sujianto serta kepala sekolah. “Kembali pelajaran biasa, HP saya disuruh sebab ingin ulangan. Saya masih tetap balas WA rekan-rekan, kelak justru ganggu ujian,” akunya.

Ia mengaku memang sudah sempat menggerakkan badan gurunya. “Saya dorong meminta HP, biasa bercanda, saya diminta duduk, saya mengambil tas punya Pak Suji buat barter seperti begitu. Saya duduk, HP dikembalikan, tidak ada pukulan tidak ada meneror,” sambungnya.

Selain itu, Sujianto terima keinginan maaf siswanya. Ia juga akan tidak perpanjang masalah ini.

Jadi Tunggu Apalagi? Silahkan Langsung Daftarkan Diri Anda Bersama Kami Agen Judi Online Yang Terpercaya Sejak 2008. Silahkan Isi Data Pribadi Anda Pada Form Dibawah Ini Atau Bisa Langsung Hubungi CS Kami

Powered byEMF Free Form Builder
Share